Jurnal Besuki
Sabtu, 25 Mei 2013
Tokoh Kritiani Ajak Tak Berburuk sangka
Selasa, 27 September 2011 - 06:11 wib
Lumajang (jurnalbesuki.com) - Insiden bom bunuh diri di Solo, membuat umat kristiani di Lumajang menggelar doa bersama. Doa bersama dalam ibadah misa itu bertujuan membangun kerukunan umat beragama.

Salah satunya Gereja Maria Ratu Damai di Jalan Yos Sudarso 42 Lumajang. Umat kristiani di gereja tersebut mengajak seluruh umat beragama untuk bersatu dan tidak perlu berprasangka buruk terhadap siapa pun.

"Secara pribadi, saya mengutuk pengeboman itu. Peristiwa itu terjadi dan dilakukan, untuk mencederai apa yang telah kita perjuangkan selama ini. Dimana,kita bisa hidup berbangsa dan bernegara dengan semangat perbedaan, namun kita tetap satu saudara," kata Romo Ardi Wardhana, Pendeta Paroki Gereja Maria Ratu Damai, Senin (26/9/2011).

Dia mengaku insiden pengebomam di Solo sangat mencederai kerukunan umat beragama di Indonesia. Meski begitu pihaknya tidak ada perasaan khawatir yang berlebihan.

"Khawatir itu hal yang biasa, tapi jangan berlebihan. Karena hal itu kan hidup dalam prasangka-prasangka, karena kerap kali apa yang diprasangkakan itu tidak benar," ujarnya.(dts/jb1)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >