| Soal Bencana, Komisi D Akan Panggil Satlak Bencana dan Perhutani |
| Sabtu, 14 Januari 2012 - 16:48 wib | |
|
Jember (jurnalbesuki.com) - Komisi D DPRD kabupaten Jember berencana akan memanggil Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satkorlak PB) Pemkab Jember dan Perhutani KPH Jember terkait bencana di kali putih Rambipuji dan desa Baban Kecamatan Silo. Hal tersebut berkaitan dengan pernyataan ketua Forum Komunikasi Jurnalis Peduli Bencana (FORPENA) beberapa hari yang lalu mengenai lemahnya data yang dimiliki oleh Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana Pemkab Jember Menurut ketua komisi D Ayub Junaidi, lemahnya data kawasan bencana yang dimiliki Satkorlak PB menjadikan proses evakuasi yang dikakukan juga terlambat. Dia mencontohkan, bencana tanah ambles yang terjadi di desa Baban Tengah kecamatan Silo, Rabu (11/1) lalu. Hal ini setelah ada informasi bahwa camat silo tidak mau menjawab konfirmasi sejumlah wartawan mengenai tanah ambles sebesar 2 hektar di desa Baban kecamatan Silo yang menyebabkan 3 rumah ambruk,” ujar Ayub. Politisi asal PKB tersebut juga mengulas persoalan hutan yang ada di desa Kali Putih kecamatan Rambipuji yang menjadi area perhutani yang seminggu yang lalu terkena putting beliung. Menurutnya kondisi ini sagat gawat, apalagi di sekitar hutan tersebut terdapat pemukiman warga, yang bias menjadi korban. Komisi D akan menanyai perhutani terkait status hutan tersebut. Apakah termasuk hutan kota, hutan lindung ataupun hutan produksi, tidak hanya itu Komisi D akan rekomendasi Penebangan kayu di hutan tersebut yang kondisinya membahayakan warga.(jb5) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Berita Terkait :
- KOMISI B DESAK TANJUNG PAPUMA DIBUKA KEMBALI
- Petinggi PKS Ditangkap KPK, Kader Daerah Syok
- Pemkab Jember Relakan Hasil Tebu Lapter Masuk PTPN
- Dilarang Bertunangan, Seorang Pemuda Nekat Minum Racun Serangga
- Jatah Bantuan Raskin di Situbondo Dikurangi
- Tempat Pembuangan Akhir Pakusari Perlu Diperluas
- KPU Bondowoso Deadline Calon Pasangan Independen Hingga 20 Pebruari


