Jurnal Besuki
Kamis, 23 Mei 2013
Mantan ketua PGRI Genteng Kena Sanksi
Jumat, 03 Pebruari 2012 - 11:15 wib
Banyuwangi (jurnalbesuki.com) - Imbas dari dugaan insubordinasi (tidak patuh/melawan) yang dilakukan ketua pengurus cabang PGRI Genteng, bersama jajaran dan beberapa anggotanya, kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Banyuwangi, Drs.Sulihtiyono, MM,MPd, dengan tegas akan memberikan sanksi.
 
Kepada wartawan, sanksi yang bakal diterima oleh Drs.Sunardi, MM, MPd, selaku ketua PCPGRI Genteng, (kala itu,Red) adalah sebagaimana diatur PP 53 tahun 2010. “Itu sanksi bagi PNS yang dianggap melakukan disiplin. Tekhnis pelaksanaannya, melalui atasan langsungnya, yaitu kepala UPTD Pendidikan Genteng,” terang Sulih.
           
Sementara Sunardi, yang berusaha ditemui wartawan terkesan menghindar terus. Bahkan dalam satu kesempatan sewaktu bisa ditelpon melalui ponselnya, guru olah raga yang kini sudah dilengser dari jabatan ketua PC PGRI Genteng itu menyerahkan semua urusannya kepada kepala UPTD Pendidikan Genteng.
    
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa akibat mengajukan permintaan penempatan Drs. ST Triono, MSi, untuk ditempatkan sebagai Kepala UPTD pendidikan Genteng,  kepada Bupati Banyuwangi, Sunardi, ketua PC PGRI Genteng (kala itu, Red) di mosi tidak percaya oleh jajaran pengurus dan anggotanya.

Hal setelah pada akhirnya aksi penggalangan tanda tangan dukungan dari jajaran pengurus dan anggota tersebut dilakukan secara pribadi tanpa melalui forum rapat pengurus. Tak pelak belakangan, pengurus maupun anggota yang kadung menorehkan tanda tangan beserta stempel lembaga pendidikannya masing-masing, merasa ditipu oleh Sunardi.

Sementara Kepala UPTD Pendidikan, Kecamatan Genteng, Drs. Machsun, MM, yang menjabat sejak beberapa bulan lalu sebagaimana SK Bupati Anas, terlihat tenang-tenang saja melihat aksi yang dilakukan ketua PC PGRI, Sunardi, MPd. “Saya menjabat sebagai Kepala UPTD Pendidikan di Genteng, kan atas perintah dan SK Bupati. Jadi terserah beliau saja apakah saya ini masih harus tetap menjabat atau tidak,” jawabnya kalem dama suatu kesempatan.(hs/jb5)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >