Jurnal Besuki
Jumat, 24 Mei 2013
Karyawan Tewas Terjatuh Saat Perbaiki Kipas Mesin Ketel
Jumat, 17 Pebruari 2012 - 11:00 wib
Situbondo (jurnalbesuki.com) - Nasib tragis dialami seorang karyawan bagian mekanik  Pabrik Gula (PG) Olean bernama P Seni (55). Betapa tidak, warga RT. 02/07 Dusun Tenggir Barat, Desa Tenggir, Kecamatan Panji  sekitar pukul 13.00 WIB, ditemukan  tewas dengan kondisi kepala sangat mengenaskan,  akibat terjatuh dari ketinggian sekitar 5 meter. saat membersihkan  BMA atau kipas  mesin ketel milik PG Olean  tempatnya bekerja.
 
Selain terjatuh dari ketinggian sekitar 5 meter, pada saat terjatuh  bapak   dua anak ini juga  langsung tertimpa BMA atau  mesin kipas ketel seberat 80 Kg. Akibat kecelakaan kerja yang dialami salah seorang karyawan PG Olean, yang diketahui akan memasuki purnatugas  pada Agustus 2012 mendatang  itu langsung tewas dilokasi, dengan kondisi kepala korban pecah tak berbentuk.

Namun, sebelum ditemukan tewas dengan kondisi tubuh terlentang serta  bersimbah darah di lantai di dalam PG Olean, sebelumnya  korban diketahui sedang membersihkan BMA atau  mesin  kipas ketel, namun entah apa yang terjadi tiba-tiba korban terjatuh serta tertimpa besi BMA dengan  berat 80 Kg.
 
“Saya tidak tahu pasti  tentang penyebab jatuhnya korban, yang saya tahu tubuh  korban sudah  dalam kondisi terlentang dilantai serta dengan kondisi bersimbah darah. Bahkan, saat pertama kali ditemukan kepalanya tertimpa besi BMA atau mesin kipas angin ketel,” ujar P Mansur (47), salah seorang teman kerja korban, saat ditemui di kamar mayat RS Elisabeth Situbondo, Kamis ( 16/2).
   
Meski  saat ditemukan kondisi korban diketahui  dalam kondisi kepalanya  hancur, namun untuk memberikan pertolongan kepada korban,  sejumlah karyawan PG Olean  langsung membawanya ke RS Elisabeth Situbondo. “"Mungkin saja bagian kepalanya yang jatuh duluan ke lantai, sehingga  mengakibatkan  kepala korban langsung pecah,” terang Harsono, mandor bagian pengawasan PG Olean.

Pantauan Jurnalbesuki, sejumlah kerabat langsung menangis histeris, begitu korban terbujur kaku di kamar mayat RS Elisabeth Situbondo. Bahkan, sebagian kerabat karyawan bagian mekanik PG Olean diketahui tidak sadarkan diri, saat melihat kondisi kepala korban hancur akibat tertimpa besi seberat 80 Kg.(ari/Jb5)  
    
 
< Sebelumnya   Berikutnya >