| Karyawan Tewas Terjatuh Saat Perbaiki Kipas Mesin Ketel |
| Jumat, 17 Pebruari 2012 - 11:00 wib | |
|
Situbondo (jurnalbesuki.com) - Nasib tragis dialami seorang karyawan bagian mekanik Pabrik Gula (PG) Olean bernama P Seni (55). Betapa tidak, warga RT. 02/07 Dusun Tenggir Barat, Desa Tenggir, Kecamatan Panji sekitar pukul 13.00 WIB, ditemukan tewas dengan kondisi kepala sangat mengenaskan, akibat terjatuh dari ketinggian sekitar 5 meter. saat membersihkan BMA atau kipas mesin ketel milik PG Olean tempatnya bekerja. Selain terjatuh dari ketinggian sekitar 5 meter, pada saat terjatuh bapak dua anak ini juga langsung tertimpa BMA atau mesin kipas ketel seberat 80 Kg. Akibat kecelakaan kerja yang dialami salah seorang karyawan PG Olean, yang diketahui akan memasuki purnatugas pada Agustus 2012 mendatang itu langsung tewas dilokasi, dengan kondisi kepala korban pecah tak berbentuk. Namun, sebelum ditemukan tewas dengan kondisi tubuh terlentang serta bersimbah darah di lantai di dalam PG Olean, sebelumnya korban diketahui sedang membersihkan BMA atau mesin kipas ketel, namun entah apa yang terjadi tiba-tiba korban terjatuh serta tertimpa besi BMA dengan berat 80 Kg. “Saya tidak tahu pasti tentang penyebab jatuhnya korban, yang saya tahu tubuh korban sudah dalam kondisi terlentang dilantai serta dengan kondisi bersimbah darah. Bahkan, saat pertama kali ditemukan kepalanya tertimpa besi BMA atau mesin kipas angin ketel,” ujar P Mansur (47), salah seorang teman kerja korban, saat ditemui di kamar mayat RS Elisabeth Situbondo, Kamis ( 16/2). Meski saat ditemukan kondisi korban diketahui dalam kondisi kepalanya hancur, namun untuk memberikan pertolongan kepada korban, sejumlah karyawan PG Olean langsung membawanya ke RS Elisabeth Situbondo. “"Mungkin saja bagian kepalanya yang jatuh duluan ke lantai, sehingga mengakibatkan kepala korban langsung pecah,” terang Harsono, mandor bagian pengawasan PG Olean. Pantauan Jurnalbesuki, sejumlah kerabat langsung menangis histeris, begitu korban terbujur kaku di kamar mayat RS Elisabeth Situbondo. Bahkan, sebagian kerabat karyawan bagian mekanik PG Olean diketahui tidak sadarkan diri, saat melihat kondisi kepala korban hancur akibat tertimpa besi seberat 80 Kg.(ari/Jb5) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Berita Terkait :
- Air Bah Situbondo Tewaskan Seorang Nenek
- Tabrak Truk Parkir, Ibu dan Balita Tewas Terjepit Kabin
- 60 Honorer Mundur Saat Verifikasi dan Validasi Data K-2
- Bayi Tiga Tahun Tewas Mengapung
- Dua Kakek Duel di Sungai, Satu Tewas Mengenaskan
- Bocah 3 Tahun Tewas Disiksa Bapak dan Ibunya
- Truk VS L300, 9 Penumpang Tewas


