Jurnal Besuki
Selasa, 21 Mei 2013
Jumi-jumi, Mie Kreasi Mahasiswa Unej
Jumat, 17 Pebruari 2012 - 12:30 wib
Jember (jurnalbesuki.com) – Siapa sangka jika mie warna-warni yang dipadu dengan suwiran ayam yang mengundang selera itu adalah buatan lima mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi (PSTI).
 
Ternyata sehari-hari berkutat dengan komputer dan hal-hal berbau teknologi informasi tak membuat tangan mereka lantas gagap dengan alat-alat masak. Sayyid M. Hasan, Zakiyah Q. Aini, Rastra Revolusioner, Anggi S. Putri dan Nasyirotul Faiqoh berkreasi menciptakan mie dengan bahan campuran dari sayur seperti wortel dan sawi.

“Kami menamai mie ini dengan Jumi-Jumi alias Juice Mie,” jelas Sayyid. Mie dengan campuran juice wortel membuat warna mie menjadi kemerahan, sementara yang dicampuri juice sawi jadi berwarna hijau. Selain menjadikan mie lebih sehat, tampilannya yang colourfull membuat banyak orang khususnya anak-anak tertarik mencobanya.

“Salah satu ide membuat Jumi karena kami melihat banyak anak kecil yang enggan makan sayur. Nah, jika dicampurkan dalam mie tentu kebutuhan akan asupan sayur tetap dapat terpenuhi,” jelas Sayyid lagi.

Jumi hasil lima mahasiswa PSSI angkatan 2010 ini telah dipasarkan mulai hari Minggu pagi lalu (12/2) tepatnya di Alun-alun Jember. Tanggapan pengunjung Alun-alun kala itu pun tidak mengecewakan. Terbukti 73 porsi Jumi-Jumi yang terdiri dari 43 mie wortel dan 30 mie sawi yang mereka bawa ludes terjual. “Banyak pembeli yang tertarik karena mie seperti ini masih jarang yang menjual,” kata Sayyid yang finalis Cak dan Ning Jember tahun lalu ini.

Menurut Sayyid, dari 1 kilogram tepung yang dicampur satu gelas juice wortel atau sawi dapat menghasilkan 15 porsi mie. Selain berbahan juice wotel dan sawi, Sayyid dan koleganya berencana akan mencoba mie dengan campuran juice buah stroberi, buah naga merah bahkan cabe. “Kami juga terus berusaha meracik kondimen padanan Jumi yang paling pas agar lebih nikmat,” ungkap Sayyid yang banyak menerima masukan dari para pembeli di Alun-alun hari Minggu kemarin.

Tidak hanya menjual Jumi buatannya di Alun-alun Jember, beberapa kantin di Kampus Tegalboto mulai dirambah oleh anak-anak PSTI ini. Untuk tahap awal setiap harinya mereka membuat  2 kilogram Jumi. Ide kreatif kelimanya berwirausaha ternyata berhasil masuk menjadi salah satu peserta Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) yang diadakan oleh Ditjen Dikti Kemedikbud.  “Kini kami menunggu realisasi dana dari Ditjen Dikti. Nanti kami gunakan modal tadi untuk mengembangkan Jumi-Jumi dan jika tanggapan masyarakat baik kami ingin membuka warung Jumi,” tutur Sayyid lagi.(hmsunej/jb5)                 

 
< Sebelumnya   Berikutnya >