| BBM Batal Naik, Inflasi Tetap melaju |
| Jumat, 04 Mei 2012 - 06:31 wib | |
|
Surabaya (jurnalbesuki.com) - Pembatalan wacana kenaikan BBM pada April lalu ternyata tak langsung membuat sejumlah harga kebutuhan pokok kembali normal. Hal itu terlihat dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, dimana inflasi mencapai 0,16 persen karena kenaikan harga pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau. Menurut,Kepala BPS Jatim, Irlan Indrocahyo, kenaikan ini memang sedikit tak biasa dibandingkan bulan yang sama di tahun 2011 lalu. Penyumbang inflasi Jatim pada bulan April 2012 juga disebakan naiknya harga rumah, pendidikan hingga sarana rekreasi. "Sedangkan kebutuhan pokok yang harganya naik adalah gula pasir, yang dibulan Maret Rp 10 ribu menjadi Rp 11.500 per Kg di bulan April. Cabe rawit juga membuat inflasi melejit dari harga Rp 28.000 di bulan Maret menjadi Rp 31 ribu per Kg di bulan April," beber Irlan. Harga roko kretek harganya naik 1,5 persen dari Rp 7.700 per pak menjadi Rp 7.850 per pak. cabai rawit, bawang putih, bawang merah, tomat sayur, pepaya, batu bata, dan nangka muda juga mengalami kenaikan. Sedangka harga daging ayam, telur, emas serta cabai merah besar yang mengalami deflasi atau penurunan harga, bulan April mampu menahan laju inflasi di Jatim. "Harga telur ayam ras turun 6 persen, harga emas perhiasan selama Maret Rp 361.000 per gram dan April turun menjadi Rp 350.000 per gram, sedangka cabai merah Rp 19.200 perkilogram selama Maret justru turun pada bulan April 2012 menjadi Rp 15.000 per Kg," akunya. (bjc/jb1) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Berita Terkait :
- Sedia Anggaran Rp 10 M, Tapi Pasien Miskin Tetap Bayar
- Bupati Djalal: Instansi Harus Hemat BBM
- Sekali Gratis, e-KTP Juga Tetap Gratis Rek !
- Penghasilan Tak Naik, Hakim PN Jember Bertekat Loyal
- Sebaiknya BBM Naik Rp 1500 Saja
- Tomat Sayur Penyumbang Inflasi Tertinggi Di Jember
- Pembatasan BBM Tidak Efektif


