| Diguyur Hujan, Dua Rumah Kakak Beradik Roboh |
| Senin, 14 Mei 2012 - 21:04 wib | |
|
Situbondo (jurnalbesuki.com) - Diguyur hujan lebat selama satu hari satu malam, dua rumah milik warga Kampung Tengah, Desa Tokelan, Kecamatan Panji roboh. Bahkan, rumah yang diketahui milik kakak beradik kondisinya rata dengan tanah akibat diterjang hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Situbondo dan sekitarnya dalam dua hari terakhir ini. Dua orang pemilik rumah gedek atau rumah yang terbuat dari anyaman bambu yang diketahui kondisinya roboh akibat diguyur hujan itu terjadi pada Senin (14/5/2012) sekitar pukul 16.30 WIB. Masing-masing adalah, Mujihartono (42), serta rumah milik adik iparnya Solehudin (32). Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak sampai menelan korban jiwa. Sebab, begitu ada bunyi tanda-tanda dua rumah itu akan roboh, para pemilik rumah tersebut langsung berhamburan keluar rumahnya untuk menyelamatkan diri. “Pada saat terjadi saya dan anak sedang nonton acara TV, pada saat itupula saya langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri,” terang Maisyaroh (30), istri Solehudin, Senin (14/5/2012). Selain mengakibatkan dua rumah milik kakak beradik itu rata dengan tanah, namun dalam peristiwa tersebut juga mengakibatkan sebagian perabot rumah tangga milik dua orang korban itu diketahui kondisinya hancur akibat tertimpa kayu bangunan rumahnya. “Begitu ada informasi ada dua rumah roboh, kami bersama Kapolsek AKP Mas Ahmad Sujalmo langsung turun ke lokasi, untuk melakukan pendataan terhadap dua rumah yang roboh tersebut. Selain itu, kami langsung memberikan bantuan sementara berupa 4 paket sembako kepada 2 Kepala Keluarga (KK) tersebut,” ujar Drs Nugroho, Camat Panji, Senin (14/5/2012). Namun, untuk kepentingan lebih lanjut pihaknya akan melaporkan peristiwa robohnya dua rumah milik warga Desa Tokelan, Kecamatan Panji kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Situbondo. “Dengan harapan, dua rumah yang roboh akibat diguyur hujan itu mendapat bantuan dari Pemkab Situbondo,” imbuh Nugroho.(ari/Jb1) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|


