| Pemkab Situbondo Digelontor Dana Cukai Rp. 6,952 Miliar |
| Senin, 14 Mei 2012 - 18:20 wib | |
|
Situbondo (jurnalbesuki.com) - Pemkab Situbondo melalui leading sector Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Situbondo pada tahun 2012 ini mendapat kucuran dana segar dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 6,952 miliar lebih, sejumlah bantuan dana segar itu bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Seperti diungkapkan Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto SH, bantuan dana segar Pemerintah Pusat dengan alokasi dana yang bersumber dari DBHCHT sebesar Rp. 6,952 miliar lebih itu, selanjutnya akan digunakan untuk membiayai pelaksanaan 15 program kegiatan yang dikelola sebanyak 8 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemkab Situbondo. ’’Sesuai Peraturan Menteri Keuangan tentang DBHCHT dan sanksi atas penyalahgunaannya, program kegiatan yang dilaksanakan itu bertujuan untuk meningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial, dan sosialisasi ketentuan cukai,’’ terang Bupati Situbondo, H Dadang Wigiarto SH. Bupati Dadang Wigiarto juga meminta, kepada sejumlah SKPD selaku pengelola kegiatan DBHCHT untuk tahun 2012, agar SKPD melaksanakan tugas itu dengan sebaik-sebaiknya dan sesuai aturannya. Kemudian masyarakat diimbau ikut mengawasinya, sehingga program tersebut terlaksana sesuai dengan rencana, dan tidak melanggar hukum, dengan harapan, program dengan alokasi dana DBHCHT itu tepat sasaran serta manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di Kabupaten Situbondo. ’’Karena itulah, kami berharap sejumlah SKPD selaku DBHCHT itu harus transparan, dan membuka diri atas masukan warga. Selain itu, agar program DBHCHT berjalan sesuai dengan Juklak dan Juknisnya, kami berharap kepada masyarakat Situbondo agar ikut serta mengawasi kegiatan program DBHCHT ini,’’imbau Bupati Dadang Wigiarto SH. Sementara itu, Drs H Syaifullah M.Si Kepala Bapedda Pemkab Situbondo mengatakan, delapan SKPD pengelola program DBHCHT dengan nominal sebesar Rp. 6,952 miliar untuk tahun 2012. Masing-masing adalah, Dinas Perindsutrian dan Perdagangan (Disperindag) sebesar Rp. 1,478 miliar lebih, Dinas Pertanian dan Perkebunan Rp. 200 juta, Dinas Koperasi (Diskop) Rp. 100 juta, Bagian Humas Rp. 115 juta. “Selain itu, ada tiga SKPD sebagai pengelola terbesar dana DBHCHT untuk tahun 2012. Masing-masing adalah, Dinas Sosial (Dinsos) dengan total dana sebesar Rp.832,811,000, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan total dana sebesar Rp. 1,341 miliar lebih, sedangkan yang terbesar sebagai pengelola DBHCHT untuk tahun 2012 adalah RSU dr Abdoer Rahem Situbondo, dengan total dana sebesar Rp. 2,384 miliar lebih,” ujar Syaifullah.(ari/Jb1) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Berita Terkait :
- Pemkab Jember Relakan Hasil Tebu Lapter Masuk PTPN
- Jatah Bantuan Raskin di Situbondo Dikurangi
- Jadi terdakwa, Bupati Situbondo Copot Kades Korupsi
- Jadi terdakwa, Bupati Situbondo Copot Kades Korupsi
- Mobnas Pemkab Situbondo Nabrak Truk Boks, 4 PNS Luka Parah
- Jadi Calo, PNS Pemkab Situbondo Dipolisikan
- Siswa SMK Situbondo Jalani Test Urine


