| Sadis, Bayi Dibuang di Hutan Baluran |
| Sabtu, 19 Mei 2012 - 20:12 wib | |
|
Situbondo (jurnalbesuki.com) - Sadis betul orang tua bayi malang ini. Hanya demi menutup aibnya, ibu dari bayi yang diduga merupakan hasil perbuatan mesum itu membuang darah dagingnya sendiri di Hutan Baluran Situbondo, tepatnya disamping Pos Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam (PHPA) Hutan Baluran Situbondo, Sabtu (19/5/2012). Pertama kali sekitar pukul 07.30 WIB bayi mungil berjenis kelamin perempuan dengan berat sekitar 2,5 Kg, serta dengan panjang 49 Cm, pertama kali itu ditemukan oleh salah seorang pedagan sayur keliling asal Banyuwangi. Saat ditemukan, kondisi bayi tak berdosa itu masih hidup, dengan kondisi diletakkan di atas meja di luar ruangan Pos PHPA Baluran, itupun dengan kondisi hanya diselimuti dengan kain sarung. “Saya kaget saat melintas di Pos PHPA Baluran, saat itu saya melihat ada bungkusan yang mencurigakan, karena penasaran saya mencoba untuk mendekatinya, dan ternyata bungkusan yang mencurigakan itu bayi berjenis kelamin perempuan yang dibungkus sarung, pada saat itupula saya langsung melaporkan penemuan bayi itu ke Polsek Banyuputih,” terang Farida (21), salah seorang pedagang sayur keliling asal Galekan, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (19/5/2012). Menurutnya, awalnya pihaknya akan melaporkan tentang penemuan bayi mungil kepada petugas pos PHPA Baluran, namun saat itu kondisi pos PHPA masih kosong tidak satupu petugas yang ada di pos, sehingga pihaknya langsung melaporkan tentang penemuan bayi mungil itu Polsek Banyuputih, hingga akhirnya bayi mungil berjenis kelamin perempuan itu langsung dibawa ke Puskesmas Banyuputih. “Saat ditemukan kondisi bayi mungil itu masih sehat,” imbuh Farida. Kapolsek Banyuptih AKP Suyitno membenarkan tentang penemuan bayi mungil berjenis kelami perempuan, dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) pos PHPA Baluran. Menurutnya, kuat dugaan bayi malang itu sengaja dibuang oleh orang tuanya setelah melahirkan, dengan tujuan untuk menutupi perbuatan aibnya. “Untuk sementara kami tidak dapat menyimpulkan, apakah bayi mungil ini merupakan hubungan gelap atau tidak Sebab, hingga kini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui orang tua bayi yang dibuang di pos PHPA Baluran” ujar AKP Suyitno, Kapolsek Banyuputih. Suyitno menambahkan, karena saat ditemukan kondisi bayi perempuan itu masih sangat kecil, serta saat ditemukan kondisinya lemah, sehingga untuk memulihkan kesehatannya bayi mungil itu langsung dibawa ke Puskesmas Banyuputih. “Meski banyak yang akan mengadopsi bayi berjenis kelamin tersebut, namun untuk sementara kami menitipkan bayi tersebut di Puskesmas Banyuputih,” pungkasnya.(ari/Jb1) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Berita Terkait :
- KOMISI B DESAK TANJUNG PAPUMA DIBUKA KEMBALI
- Petinggi PKS Ditangkap KPK, Kader Daerah Syok
- Dilarang Bertunangan, Seorang Pemuda Nekat Minum Racun Serangga
- Jatah Bantuan Raskin di Situbondo Dikurangi
- Tempat Pembuangan Akhir Pakusari Perlu Diperluas
- Simpan Sabu, Bos Dealer Motor Diciduk Polisi
- Kemenag Sediakan Kloter Khusus Lansia Per Tahun Ini


