Jurnal Besuki
Rabu, 22 Mei 2013
Mahfud MD Hadiri 40 Hari Wafat KH Sofyan
Minggu, 20 Mei 2012 - 13:32 wib
Situbondo (jurnalbesuki.com) - Kharisma Al-Maghfurlah KH Ach Sufyan Miftahul Arifin masih dirasakan oleh para jamaahnya. Terbukti saat peringatan 40 hari  wafatnya tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang juga guru spiritual dan juga menjadi panutan warga Nahdliyin di Jawa Timur, yang dilaksanakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Hikam, Panji Kidul, Kecamatan Panji, Sabtu (19/05/2012) sekitar pukul 19.00 WIB, dihadiri sekitar  25 ribu umat islam.
 
Namun, saking banyaknya umat islam  yang datang dari pelosok Kabupaten Situbondo, serta diketahui datang dari  berbagai daerah di Jawa Timur,  yang menghadiri  kegiatan tahlil dan pembacaan sarwah Shomadiyah sebanyak 1,3 juta  pada peringatan 40 hari wafatnya KH Ach Sufyan Miftahul Arifin,  para jamaah itu diketahui   tidak hanya memadati  dilingkungan  komplek    Ponpes Mambaul Hikam. Bahkan,  diluar lingkungan  komplek Ponpes dengan  luas sekitar  3 hektar  juga dipenuhi para jamaah tahlil dan pembacaan sarwah Shomadiyah.

Selain dihadiri sekitar  25 ribu umat islam dari berbagai daerah di Jawa Timur, pada peringatan 40 hari  atas wafatnya ahli tauhid,  tassawuf dan mursyid toriqot juga dihadiri ketua Mahkamah Konstitusi (MK) RI Prof Dr Moh  Mahfud MD, Bupati Situbondo, H Dadang Wigiarto SH, dan Wabup Rahmad SH.M.Hum, Bupati Bondowoso, Drs KH Amin Said Hosni M.S, hadir pula sederetan habaib di Kota Situbondo. Selain itu, juga dihadiri beberapa  kiai, diantaranya, KH Hasan Syaiful Islam, salah satu pengasuh Ponpes Zainul Hasan, Genggong Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Tidak hanya itu, pengasuh Ponpes Syalafiyah  Syafi’iyah Sukorejo, Banyuputih, Situbondo, KH Moh Azaim, dan   dua orang pengasuh Ponpes Nurul Jadid, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, yakni  KH Fadailul Rahman Zaini, dan KH Zuhri Zaini, berikut   KHR Moh Kholil As’ad, pengasuh Ponpes Wali Songo, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, yang juga menantu almarhum KH Ach Sufyan Miftahul Arifin itu, juga  hadir pada peringatan 40 hari  wafatnya  salah seorang tokoh  Nahdlatul Ulama  (NU) dan guru spiritual yang menjadi panutan warga Nahdliyin  di Jawa Timur .

 “Kami  atas nama keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada para  jamaah yang hadir  pada peringatan 40 hari wafatnya Al-Marghfurlah KH Ach Sufyan  Miftah red-),” ujar Lora Nasrullah, salah seorang kerabat dekat almarhum KH Ach Sufyan Miftahul Arifin, .

Lora yang akrab dipanggil Ayung ini menambahkan, pihak keluarga almarhum  berharap kepada umat islam diseluruh pelosok Kabupaten Situbondo, agar juga hadir pada peringatan 100 hari wafatnya Al-Maghfurlah KH Ach Sufyan Miftahul Arifin. “Peringatan 100 hari wafatnya KH Ach Sufyan Miftahul Arinfin rencananya akan dilaksanakan pada Ahad malam Senin 26 Sya’ban 1433 H atau 15 Juli 2012 mendatang di Ponpes Mambaul Hikam  sekitar pukul 18.00 WIB.” Imbau Lora Ayung.

Sementara itu, Ketua MK RI,  Prof Dr Moh Mahfudz MD dalam kesempatan itu mengungkapkan, kalau kehadirannnya pada peringatan 40 hari wafatnya Al-Maghfurlah KH Ach Sufyan Miftahul Arifin     adalah berdo’a untuk diri kita sendiri. Sebab, KH. Ach Sufyan Miftahul Arifin ini  tidak butuh lagi do’a dari para jamaah, karena Al-Maghfurlah wafat dalam  puncak khusnul khotimah.

“Al-Maghfurlah wafat saat menjalankan  ibadah umrah di Kota  Mekkah pada malam jum’at. Selain itu, Belaiu (KH Ach Sufyan red-)  dishalatkan di Masjidil Haram, serta  dimakamkan di Kota Ma’la dekat dengan makam Sayyidatina Siti Khatijah, karena itulah beliau wafat dalam puncak khusnul khotimah,” kata Prof Dr Moh Mahfud MD, dalam mengawali sambutannya.

Mantan Menhankam RI pada era Presiden Gus Dur ini menungkapkan,  Al-Maghfurlah  KH Ach Sufyan Miftahul Arifin merupakan  ulama yang sangat bijak dan ihklas. Selain itu, beliau juga   tidak pernah mengharapkan apapun untuk kepentingan pribadi. Bahkan, selama hidupnya beliau hanya untuk mengabdikan kepada  kepetingan dan demi  kebaikan masyarakat. “"Karena itulah, wafatnya beliau merupakan kehilangan besar bagi kita, bukan hanya NU, tapi juga bangsa Indonesia. Selain itu, kiprah beliau dalam membesarkan NU dan menanamkan pentingnya rasa kebangsaan ke santri sangat tinggi, sehingga menjadikannya  belaiu menjadi sosok kiai yang sangat disegani di Indonesia," bebernya.

Pria yang akrab dipanggil Mahfud ini menambahkan, sepuluh hari sebelum wafat KH Ach Sufyan Miftahul Arifin  berkirim surat, surat itu  diantar oleh  Aqiq Zaman, salah seorang  Anggota DPRD Jatim dari PKNU, dalam suratnya beliau berpesan degan pesan yang sangat menyejukkan. “Saya  tidak menduga  sama sekali kalau pada saat itu merupakan komunikasi  yang terakhir dengan saya, karena sebelumnya juga pernah mengirim surat, isinya Indonesia itu harus  dijaga, supaya kaum muslimin, muslimat dijaga supaya hidup bagus, baik hidup di negeri ini, beliau ini sangat perhatian sekali terhadap kepentingan Negara, agar rakyatnya hidup tenteram, damai dan makmur,” imbuh Mahfudz MD

KH Hasan Syaiful Islam dalam tausiahnya mengatakan, pihaknya sangat kehilangan dengan wafatnya salah seorang panutan warga Nahdliyin  dan guru spiritual  di Jawa Timur. Bahkan, saat menyampaikan tausiahnya salah seorang  pengasuh Ponpes Zainul Hasan, Kraksaan Genggong, Kabupaten Probolinggo.

‘Almarhum KH Ach Sufyan Miftahul Arifin ini salah  seorang kiai  yang Allama (pintar dalam bidang ilmu agama),  meski almarhum KH Ach Sufyan Miftah itu alim,  namun Beliau  masih tetap menghormati orang lain. Selain itu, almarhum juga mempunyai akhlak yang mulia, ” kata KH Hasan Syaiful Islam.

Pengasuh Ponpes Zainul Hasan ini menambahkan, sungguh layak kalau sosok KH. Achmad Sufyan Miftahul Arifin ini, ditulis dan dijadikan sejarah bahwa beliau  merupakan  tokoh besar dan dekat sang Khaliq, didalam sejarah tersebut tidak hanya  dijadikan kebanggaan saja, akan tetapi semata-mata untuk bisa diteladani  oleh masyarakat yang lain atas kiprah beliau semasa  hidupnya, Jasa sebagai perjuangan beliau ini yang harus diteladani. Karena beliau selama hidupnya yang  kerjakan semata-mata hanya karena Allah SWT. (ari/Jb1)        
 
< Sebelumnya   Berikutnya >