Jurnal Besuki
Minggu, 26 Mei 2013
Bupati Masdar Tolak Tudingan Kampanye Dini
Kamis, 24 Mei 2012 - 13:33 wib
Lumajang (jurnalbesuki.com) - Bupati Sjahrazad Masdar membantah telah melakukan pencurian start kampanye untuk Pilada 2013. Bantahan itu terkait sorotan Fraksi Demokrat soal pemasangan gambar foto dirinya bersama wakil As'at Malik dalam baliho sosialisasi E-KTP (Elektronik Kartu Tanda Penduduk) yang lebih menonjol dibanding program kepedudukan pusat.

Menurutnya, baliho tersebut memang kampanye tetapi bukan pilkada tetapi kampanye batik. "Saya selaku bupati dan pak As'at selaku wakil bupati yang berpakaian batik, saya memang bertekad keras dalam upaya mengkampanyekan batik Lumajang," kata Sjaharazad Masdar saat menyampaikan jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas 5 Raperda disidang paripurna di gedung wakil rakyat, Rabu (23/05/2012).

Menurut dia, sejak ada launching batik khas Lumajang, kini produksi pengerajin batik meningkat. Apalagi sejak, dirinya menerbitkan instruksi bupati tentang pemberlakukan batik Lumajang dikenakan PNS pada setiap hari Kamis.

"Jadi, pemasangan spanduk, baliho dan sejenisnya diatur dalam perda nomor 4 tahun 2011," ungkapnya.

Sekadar diketahui, pemasangan foto jumbo dan amat besar dapan baliho dan spanduk E-KTP oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dinilai oleh sebagian masyarakat sebagai ajang kampanye terselubung Masdar dan As'at yang akan maju menjadi bupati di pilkada 2013.

"Mosok kampanye batik, sebelum ada launching batik khas Lumajang, itu sudah ada kok," ujar Sanusi, warga Desa Wonorejo Kecamatan Kedungjajang.(bjc/jb1)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >