Jurnal Besuki
Rabu, 22 Mei 2013
Jurnalis Situbondo Bantu Bocah Penderita Hernia
Senin, 28 Mei 2012 - 10:33 wib
Situbondo (jurnalbesuki.com) - Seorang balita  yang bernama  Muhammad Arif alias Cong Enek (4 tahun), anak pasangan suami istri (Pasutri) asal Desa Wringinanom, Kecamatan Jatibanteng ini  sudah sekitar  dua pekan  menjalani rawat inap di ruang Perinatologi atau khusus perawatan bayi  RSU dr Abdoer Rahem, Situbondo. Bocah malang itu, baru saja menjalani operasi hernia yang dideritanya sejak lahir.
 
Meski seluruh  biaya untuk  operasi hernia  balita ini  ditanggung oleh  Pemkab Situbondo, namun pihak keluarga masih  membutuhkan bantuan para dermawan, utamanya bantuan  biaya hidup setiap harinya selama  di RSU milik Pemkab Situbondo.

”Diakui seluruh biaya operasi dan proses penyembuhan memang ditanggung oleh Pemkab Situbondo, namun yang dibutuhkan adalah biaya hidup selama di RSU, karena itulah, saya butuh para dermawan,”  ujar Suhartini, ibu kandung Cong Enek, saat ditemui diruang perinatologi RSU dr Abdoer Rahem Situbondo, Minggu (27/5/2012).

Menurutnya, selama dua pekan di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo, pihaknya  terpaksa menjual semua barang berharga miliknya,  untuk dapat  menyambung hidup selama  di RS. “Kebetulan ternak yang saya punyai Cuma ayam, ya hewan itu yang terpaksa saya jual, untuk kebutuhan sehari-hari di sini. Ini saja kami kebingunan kalau nanti anak saya sudah boleh dipulangkan,” imbuh  Suhartini, sembari menghapus air matanya yang mengalir deras di pipinya.

Kondisi itu juga mengundang perhatian, wartawan yang tergabung dalam Forum Siltaurrahmi Wartawan Harian Situbondo (Rumah Satu), perwakilan Rumah Satu menyempatkan diri untuk mengunjungi Cong Enek di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo.

Saat para wartawan datang, Cong Enek terlihat sedang terlelap dengan  tidurnya, sementara Suhartini ibunya dengan setia menemani di sampingnya, sesekali Suhartini mengipas anaknya dengak potongan kardus bekas. “Ini ada sedikit rejeki untuk Cong Enek, semoga segera cepat  sembuh,” tukas Edi Wahyudi kepada Suhartini.

Suhartini terlihat tak kuasa menahan gembira, ketika bantuan itu diterimanya. Tidak terasa matanya terlihat meneteskan air mata. “Terima kasih ya pak, sekali lagi kami ucapan terima kasih,” tuturnya dengan nada lirih.

Pemberian bantuan ini, juga dalam rangka kegiatan bakti sosil, untuk memperingati  1 tahun terbentuknya  Rumah Satu. “Bukan karena mau ulang tahun, tetapi kami selalu melakukan bakti sosial setiap waktu, hanya kebetulan saja kegiatan saat ini berbarengan dengan ultah Rumah Satu,” imbuh Edy Wahyudi.(ari/Jb1)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >