| Lagi, Kunker Dewan Dituding Pemborosan Anggaran |
| Kamis, 31 Mei 2012 - 08:42 wib | |
|
Banyuwangi (jurnalbesuki.com) - Kunjungan kerja DPRD Banyuwangi lagilagi dituding sebagai bentuk kegiatan pemborosan dan membuang-buang anggaran yang seharusnya bisa dimanfaatkan lebih maksimal untuk kepentingan rakyat.
Kunjungan ke Jakarta untuk konsultasi itu, dinilai ketua LSM AMAN, Toeloes Sudjianto sebagai bentuk perlawanan kepada kebijakan dan himbauan presiden SBY yang meminta agar selalu melakukan efisiensi. “Kungker hanya menghambur-hamburkan uang negara, padahal presiden sudah menghimbau untuk menghemat anggaran negara,”ujarnya. Toeloes mengatakan, alasan kungker ataupun konsultasi yang dilakukan oleh DPRD Banyuwangi ini adalah sebagai bentuk mencari pengalaman dengan menggunakan uang rakyat. Dirinya mengaku tidak anti dengan kungker ataupun konsultasi yang dilakukan oleh DPRD Banyuwangi, namun alangkah lebih baik jika kungker ataupun konsultasi dilakukan secara bergiliran ataupun perwakilan saja. Toeloes menuding adanya komitmen antara eksekutif dan legislatif, untuk membiarkan eksekutif melakukan kunjungan kerja ataupun konsultasi, asal tidak mengganggu kinerja eksekutif. Sehingga, eksekutif bisa seenaknya melakukan aktivitas tanpa ada pengawasan dari DPRD Banyuwangi.(naf/jb1) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Berita Terkait :
- Sedia Anggaran Rp 10 M, Tapi Pasien Miskin Tetap Bayar
- Oknum Perangkat Desa Berulah, Warga Gruduk Dewan
- Terkait Siswa Korban Pencabulan, Dewan Panggil Kasek MAN dan Ka Kemenag
- Polisi Dituding Siksa Terdakwa
- Anggota Dewan Bermain Tambang Terus Disorot
- Fraksi PKS Tantang Dewan Blak-blakan Soal Tambang Sadeng
- Rame Sponsor, Event BBJ Tak Ganggu Efisiensi Anggaran


