Jurnal Besuki
Senin, 20 Mei 2013
Mbah Kung Wafat, Uti Bunuh Diri
Senin, 04 Juni 2012 - 19:11 wib
Situbondo (jurnalbesuki.com) - Diduga mengalami depresi karena ditinggal mati oleh  suami yang dicintainya, seorang perempuan paruhbaya bernama Mahriwe (65), warga RT. 02 RW. 03 Dusun Cangkring, Desa Curahtatal, Kecamatan Arjasa, Senin (4/6/2012), nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) didalam rumahnya.
 
Akibat aksi nekatnya tersebut  perempuan yang diketahui  mempunyai cucu lima itu  ditemukan  dengan kondisi  tubuh menggelantung pada salah satu kayu besar pada bangunan rumahnya, serta  dengan kondisi lidah menjulur keluar. Selain itu,  saat ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB,  korban   melakukan bunuh diri dengan  menggunakan kerudung miliknya.

“Saya kaget ketika membuka pintu rumahnya, saya melihat tubuh Mahriwe ditemukan sudah tewas dengan kondisi tubuh menggelantung pada salah satu kayu bangunan rumahnya, pada saat itupula, saya  langsung berteriak minta tolong,” kata B Tolak (60), salah seorang kerabat dekatnya, yang menemukan pertama kali Mahriwe bunuh diri, Senin (4/6/2012).

Diperoleh keterangan, sejak ditinggal mati oleh   suaminya dua tahun lalu, perempuan paruhbaya ini tinggal sendirian dirumahnya, karena kedua  anaknya telah berkeluarga. Bahkan, sejak suaminya meninggal dunia (MD)  Mahriwe diketahui sering murung  dan menutup diri didalam rumahnya.

Tragisnya lagi, sejak ditinggal mati  oleh  suami yang dicintainya, menurut keterangan para  tetangganya   Mahriwe diketahui berulang kali melakukan percobaan bunuh diri, namun pada  saat itu beberpa kali  percobaan bunuh diri nenek bercucu lima ini  berhasil digagalkan oleh kerabat dan tetangganya.

“Sejak ditinggal mati oleh  suaminya, B  Mahriwe mengalami depresi, sejak itupula  jarang berkomunikasi dengan tetangga dan kerabatnya. Bahkan, dia (Mahriwe red-) berulangkali diketahui  melakukan percobaan bunuh diri,” terang AKP Mardjuki, Kasubag Humas Polres Situbondo.

AKP Mardjuki menambahkan, meski berdasarkan keterangan kerabatnya  tekanan psikis  yang  diduga menguatkan tekad  B Mahriwe  untuk mengakhiri hidup, namun sebagai bahan  penyelidikan tentang kasus bunuh diri tersebut,  pihaknya mengamankan barang bukti (BB) berupa kerudung yang digunakan untuk  gantung diri perempuan paruhbaya ini.(ari/JB1)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >